Samarinda, Liputan7news – Upaya memperkuat perkembangan seni kaligrafi Islam di Kalimantan Timur terus dilakukan. Salah satunya melalui Seminar Kaligrafi Internasional Altaff Calligraphy Asia 2026 yang digelar di Aula MTs Darul Ihsan, Samarinda, Minggu (30/8/2026).
Seminar yang diinisiasi Altaff Calligraphy Asia tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Ust. Shahryansah Sirajuddin (Indonesia–Turki) dan Ustz. Fatma Ulusoy Sirajuddin (Turki).
Kehadiran narasumber dengan pengalaman dan latar belakang internasional memberikan kesempatan kepada para peserta di Kalimantan Timur untuk mendapatkan wawasan lebih luas mengenai seni kaligrafi, termasuk perkembangan dan tradisi kaligrafi Islam yang berkembang lintas negara.
Seminar berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai kaligrafi, tetapi juga kesempatan untuk berdiskusi dan membangun silaturahmi dengan sesama pecinta serta pegiat seni kaligrafi.
Ketua Penyelenggara Seminar Kaligrafi Internasional Altaff Calligraphy Asia 2026, Mustakim, mengatakan kegiatan tersebut lahir dari keinginan untuk menghadirkan ruang pembelajaran sekaligus memperluas jejaring kaligrafi di Kalimantan Timur.
“Kami ingin membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda dan para pecinta kaligrafi di Kalimantan Timur, untuk belajar dan mengenal perkembangan seni kaligrafi secara lebih dekat. Kehadiran narasumber dari Indonesia dan Turki menjadi kesempatan yang sangat berharga bagi kita di Samarinda,” kata Mustakim.
Menurutnya, kaligrafi tidak hanya berbicara mengenai keindahan tulisan, tetapi di dalamnya terdapat ilmu, sejarah, adab, ketelitian, kesabaran, serta warisan peradaban Islam yang terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi.

“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti pada seminar hari ini. Kami ingin ada keberlanjutan berupa pelatihan, kolaborasi, pameran, maupun kegiatan lainnya sehingga ekosistem kaligrafi di Kalimantan Timur semakin berkembang dan mampu terhubung dengan jaringan nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Altaff Calligraphy Asia juga ingin mendorong Samarinda menjadi salah satu ruang tumbuh bagi para pembelajar, seniman, dan komunitas kaligrafi di Indonesia.
Selain menjadi sarana transfer ilmu, seminar ini diharapkan memperkuat silaturahmi antara pegiat kaligrafi, lembaga pendidikan, komunitas, pemerintah, dunia usaha, serta berbagai pihak yang memiliki perhatian terhadap perkembangan seni dan kebudayaan Islam.
Altaff Calligraphy Asia menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Pondok Pesantren Darul Ihsan, para guru, seluruh sponsor dan pihak pendukung, para tamu undangan, peserta, panitia, serta semua pihak yang turut berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
Dengan terselenggaranya Seminar Kaligrafi Internasional Altaff Calligraphy Asia 2026, diharapkan lahir semangat dan kolaborasi baru untuk membawa seni kaligrafi Islam dari Kalimantan Timur menuju panggung yang lebih luas, baik nasional maupun internasional.
Kontak Media:
Altaff Calligraphy Asia
Instagram: @altaff_calligraphy_asia
Samarinda, Kalimantan Timur








